Aku ingin mengubah dunia. Bagaimana bisa? Ya, cita-citaku adalah ingin mengubah dunia dengan pena. Dari sinilah aku memulainya, menulis dan bercerita. Berbagi tentang apa yang aku pikirkan.
Pagi ini, burung menari ramai, embun segar masih menyeruak. Hari ini aku pun masih bermimpi. Tentang diriku, tentang keluargaku, tentang tetanggaku, tentang masyarakat luas, dan tentang Negaraku tercinta, Indonesia. Semua itu tentang harapan yang membumbung tinggi.
Sebelumnya, pernahkah kamu bertemu dengan sosok penuh asa, segar, kreatif, sumber ide cemerlang, unggul, pilihan, bergairah, bergelora secara fisik, psikis, intelektual, serta yang paling penting dan menjadi sorotan adalah sikapnya. Tepat, ialah pemuda. Sosok yang bisa menjadi terdepan jika dipoles dengan kebaikan. Sebaliknya, bisa menjadi penjahat ulung jika dipoles dengan keburukan. Dalam berbangsa dan bernegara, pundak pemudalah yang menjadi tumpuan dan harapan. Merupakan rahasia yang tak terbantahkan bahwa diantara prasyarat tegaknya suatu pemikiran pergerakan dan jayanya sebuah peradaban nasional adalah dukungan para pemuda yang memperjuangkannya. Sejarah pun mencatat pemuda sebagai pengibar panji kemenangan. Katakan, "Akulah pemuda itu!" untuk setiap hal positif yang ada pada diri pemuda. Karena, apa yang kamu pikirkan tentang dirimu, seperti itulah kamu akan terbentuk. Terdengar sederhana, tapi itulah adanya.
Pemuda dan perubahan, dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kalau dulu diberi tugas oleh guru, kita menyebutnya PR. Izinkan di sini ku menyebutnya sebagai "PB", Pekerjaan Bersama. Karena energi penyelesaian dapat dihasilkan dengan bersinergi. Langkah awal untuk bergerak adalah memastikan bahwa diri kita adalah bagian dari batu-bata peradaban. Dilanjutkan dengan mencanangkan visi, misi, serta pembagian peran dalam kehidupan, selanjutnya masing-masing tinggal menjalankan peran sebaik mungkin dengan menjadi teladan. Jika pembagian peran itu dapat bersinergi dengan baik dalam masyarakat, maka indahlah yang terjadi. Dan lagi, semua itu terdengar sederhana, begitulah nyatanya. Akan tetapi, apakah teori sederhana itu sudah teraplikasikan dengan baik?
Dalam tulisan ini, aku bukan hendak meluapkan amarah tentang perilaku para pejabat yang acuh tak acuh, aku juga tidak hendak melarang mereka yang menghabiskan banyak uang untuk perjalanan dinasnya ke luar negeri, sungguh. Walau setiap membaca informasi tentang rencana renovasi gedung DPR yang super mewah tersebut rasanya sangat menyulut emosi, gemas! Karena sepertinya mereka hanya butuh suara kita pada saat pemilihan umum saja. Mereka tak butuh lagi suara-suara kita yang telah habis meneriakkan tentang rakyat yang kelaparan, tentang rakyat yang kehilangan pekerjaan, tentang meningkatnya angka pengangguran, tentang sekolah yang bagi sebagian orang hanya angan-angan, tentang pangan yang serba kekurangan, tentang kapan tegaknya keadilan. tentang gedung sekolah yang ambruk mencapai ratus ribuan. tentang anak-anak yang mati busung lapar dan kelaparan. tentang tidak teraksesnya kesehatan. Dan tentang tentang lainnya. Ditambah hari ini tentang bencana yang terus menerus berdatangan. Akan tetapi, sekali lagi, di sini aku hanya ingin berbagi.
Mengangkasanya merah putih kini tidak lagi diiringi syahdunya getaran nurani yang merindukan kemerdakaan sejati. Hormatnya pun tidak segagah pahlawan yang penuh peluh dan harapan. Mengapa? Berikut ini aku ingin berbagi tentang sebuah data yang menyerukkan lembar demi lembar sebagai pekerjaan bersama yang harus kita benahi. Dari sebuah data inilah kita dapat mengambil benang-benang kesimpulan untuk menyelesaikan pekerjaan bersama kita. Maka, biarkan data mengungkap fakta :
-Peristiwa di SMU II Cianjur, oktober 2005 di bulan ramadhan di kota yang masyarakatnya telah menetapkan syariat Islam sejak 26 Maret 2001. Bermula dari geger peristiwa 2 pelajar yg melakukan oral seks yang direkam pelajar lainnya dan diedarkan diantara pelajar pemilik hp beberapa hari menjelang lebaran. Kejadian tersebut menjadi awal terungkapnya 11 orang pelaku seks bebas bahkan ada yang biasa melacurkan dirinya dengan perantara guru biologi sebagai germonya. Hasil survey BKKBN thd 2.880 responden usia 15-24 th di 6 kota di Ja-Bar, mei 2002 hampir 40 persen responden pernah melakukan hubungan seksual pranikah.
-REPUBLIKA.CO.ID,PONOROGO--Mayoritas remaja di Kota Reog Ponorogo, Jawa Timur, diduga sudah pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas, kata Ketua Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Ponorogo, Endang Retno Wulandari, Jumat. "Estimasi tersebut didasari hasil survei secara acak yang telah mereka lakukan selama enam bulan terakhir. Hasilnya, jumlah remaja putri yang pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas mencapai kisaran 80 persen," katanya.
-Di bawah ini adalah beberapa fakta lama yang begsinggungan langsung dengan pemuda:
- Pikiran Rakyat 26 Mei 2005 lalu, tercatat 200 mahasiswa Perguruan Tinggi Bandung, 50% nya telah melakukan hubungan seks sebelum pernikahan.
- Survey UNICEF, 30% dari 4159 penderita HIV/ AIDS di Indonesia adalah remaja 1252 orang.
- Survey UNICEF, 15-20% kasus aborsi di Indonesia 2,3 juta pertahun dilakukan oleh remaja : 460.000 rang pertahun. (Pikiran Rakyat, 10 Agustus 2004)
Apa yang bisa dilakukan oleh seorang remaja sebagai generasi penerus jika terlampau jauh bermain dengan api penghancur masa depan diri dan masa depan negara?
Kita beralih lagi dengan ‘PB’ selanjutnya. Persoalan yang sepertinya tak ada habisnya untuk dibahas. Yang membuat semua orang tercengang benci melihat kenyataan. Memang kenyataan yang membuat kita bisa melihat pemandangan kebobrokan moral, kemiskinan yang merajalela, ekonomi yang mencekik dan kriminalitas yang melejit di sekitar kita. Masalah apakah itu? seberapa pengaruhnya masalah tersebut terhadap nasib seluruh lapisan masyarakat Indonesia? Mari kita simak kembali data kekinian yang ada:
Hutang Indonesia Rp1.878 triliun :
14 Januari 2011 jam 19:36
Utang pemerintah diperkirakan mencapai Rp1.878 triliun atau meningkat dibandingkan posisi awal tahun ini yang hanya di kisaran Rp1.600 triliun. Beban rakyat pun untuk membayar utang makin berat. Ya, itu sudah dapat dipastikan. Semua ditumpahkan kepada warga Negara.
Utang tersebut terdiri dari pinjaman US$65,36 miliar dan surat berharga US$107,44 miliar. Dengan menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp5.981,37 triliun, maka rasio utang Indonesia hingga Januari 2010 mencapai 27%.
Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat sampai Januari 2010 adalah, bilateral US$40,55 miliar, multilateral US$21,43 miliar, komersial US$3,31 miliar, serta supplier US$ 60 juta.
Dengan demikian, utang luar negeri jadi beban rakyat yang sudah menderita. Karenanya utang mutlak harus dilakukan dan strategi pembangunan ekonomi harus diubah sehingga tidak selalu bergantung pada utang luar negeri.
Sumber : (inilah/mj)
Wow! data tersebut seharusnya membuat kita semakin sadar bahwa 'PB' kita semakin nyata dan menusuk. Disaat kita tercengang dengan hutang yang tak berhujung, disisi lain banyak yang acuh, tak peduli, bahkan yang parah malah memperpuruk keadaan, salah satunya yang ingin diperdalam di sini ialah mengenai tindakan kriminal berbentuk pencurian yang amat canggih. Yang dicuri adalah hak publik yang secara curang dan licin diselewengkan untuk kepentingan pribadi. tidak lain adalah korupsi. Kejahatan ini dilakukan secara diam-diam atau tersembunyi dan kejahatannya tidak langsung dirasakan orang lain sehingga sebagian orang tidak peduli dengan tindakan ini, lain hal nya apabila pencuri yang mengambil ayam tetangganya, mungkin sudah babak belur tak terbentuk lagi wajahnya. Atau masih ingat kasus seorang nenek yang dipenjara karena mencuri 3 buah coklat karena kelaparan? Inilah fakta ketimpangan hukum dan sosial yang masih terjadi di negara kita tercinta.
Namun, kita juga tidak akan terus menerus merenungi problematika yang terus berputar seiringan dengan berjalannya waktu. Tak ada waktu lagi untuk duduk terlalu lama. Karena Ibu pertiwi yang begitu kita sayangi begitu merindu akan hentakkan kaki kita, para pemuda nya untuk melakukan perubahan besar. Yang harus disiapkan sesegera mungkin. Saat ini juga! maka, siapkanlah solusi, juga moral tinggi yang bermartabat. kencangkanlah niat dan kerahkan usaha!
Korupsi di Indonesia ibarat pohon yang sudah tertanam kokoh. Jika ingin menumbangkan pohon tersebut dan tidak ingin pohon tersebut tumbuh dan berkembang lagi, maka harus dicabut beserta akar-akarnya. Jadi, jika sementara ini, selalu saja bermunculan tindak korupsi, maka artinya sistem yang dibangun selama ini, memang berpotensi melahirkan mental korup. Sistemlah yang menganak-pinakkan atau yang memproduksi mental korup itu. Tugas kitalah bagaimana membangun sistem secara menyeluruh, agar dengan sistem itu mental korup itu tidak muncul, apalagi tumbuh dan berkembang.
Namun, tidak berhenti di situ karena kebobrokan yang terjadi bukan hanya pada sistem. Kalau hanya itu kita bisa memperbaiki dalam tempo yang singkat. Kita tidak hanya sedang berhadapan dengan sistem yang bobrok, akan tetapi kita berhadapan dengan sebuah peradaban, budaya dan paradigma yang sangat mengkhawatirkan keadaannya. Maka solusi yang kita upayakan adalah solusi cepat dan berarti.
Pergerakan untuk perubahan memerlukan proses penyadaran tiap individu kemudian beranjak ke kelompok. Semua itu memerlukan sarana dan media informasi yang luas dan cepat. Agar nilai-nilai yang ingin kita sampaikan sampai merata keseluruh lapisan masyarakat, dari atas sampai kebawah. Maka penguasaan media infomasi dengan berbagai jenis dan ragamnya menjadi sangat urgent, mendesak dan darurat. Terutama media yang popularitasnya cepat dan luas daya jangkaunya yaitu Televisi. Dan kini Internet juga sudah marak di Indonesia. Di sini kita harus bermain cantik agar yang menguasai arus informasi bukanlah orang-orang yang punya kepentingan pribadi semata.
Bukankah itu membutuhkan modal yang besar? Apakah kita mampu? Lagi-lagi materi dijadikan benturan yang menghambat pergerakan. Pemikiran itulah yang membuat, yang kaya lah yang berkuasa atas segala sesuatnya. Sebenarnya, besarnya biaya tidak akan lagi menjadi persoalan, ketika kita bisa menyamakan persepsi. Sudah terlalu banyak masyarakt berkorban dan mengeluarkan dananya untuk berbagai kegiatan dan aktivitas sosial. Atau berbagai peringatan dan perayaan. Karena tidak sampai kepada pemahaman yang sama mengenai sarana apa yang hari ini sangat mendesak, tidak ada sinergi untuk upaya yang sama sehingga sangat tidak signifikan antara pengorbanan yang dikeluarkan dan dikeluarkan dengan hasil yang diperoleh.
Solusi sederhana selanjutnya ialah, kita butuh figur teladan yang punya prinsip, kuat, tidak mudah mengeluh, tegas, tidak pilih kasih, adil, aspiratif, merakyat, dan 'tawaddhu', yakni tidak gengsi karena jabatan dan kedudukan.
Oleh karena itu, pemuda sebagai generasi penerus mempunya peran yang sangat strategis untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Bukan hanya dibutuhkan intelektualitas yang tinggi, tetapi juga dengan tanggung jawab, kejujuran, dan kemandirian serta rasa optimis.
Dengan tanggung jawab bisa memunculkan rasa memiliki yang utuh sehingga timbul usaha untuk membawa Indonesia lepas dari segala belenggu yang menyesakkan, perlahan-lahan. Dengan kejujuran, kita dapat mengikis kemunafikan dan kecurangan yang terlanjur merambat menghancurkan moral. Ini dapat kita mulai dari hal yang terkecil hingga menjadi suatu kebiasaan yang berkelanjutan pada hal yang besar. Sikap mandiri yang nantinya akan mengantarkan jujur dan tanggung jawab ke kehidupan nyata. Ya, kita tidak boleh berpangku tangan untuk melakukan itu semua.
Dan terakhir, harus optimis. Sesungguhnya, sebuah pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalannya, semakin bersemangat dalam merealiasasikannya, dan kesiapan untuk beramal dan berkorban dalam mewujudkannya. Sepertinya keempat rukun ini, yakni iman, ikhlas, semangat, dan amal merupakan karakter yang melekat pada diri pemuda, karena sesungguhnya dasar keimanan itu adalah nurani yang menyala, dasar keikhlasan adalah hati yang bertaqwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. Itu semua tidak terdapat kecuali pada diri para pemuda.
Pemuda ialah sosok superior, progresif, revolusioner dengan api berkobar-kobar, dan bara spirit yang menyala-nyala. Dan katakan, "Akulah pemuda itu!"
Teriakkan bait-bait syair yang bisa menjadi penyulut semangat!
Padamu pewaris negeri, harapan slalu terpatri
Azzam tetap membahana, Hingga terwujudkan janji
Menderas maju nan tiada ragu, Hantam angkara sibakkan gulita
Umat mulia kan menghulu semesta
Melangkah beriringan, Lantakkan kebatilan
Bergerak keharmonian, Tegakkan keadilan
Segala rintangan kan menjadi suratan
Padamu pewaris negeri.
Pewaris negri itu pemuda. Pemuda itu Aku. Ya, Akulah pemuda itu!
Nama : Shafiatur Rasyidah
Jurusan / Kelas : TGP / PB 4B
NIM : 160902058X
Wednesday, March 23, 2011
Wednesday, February 9, 2011
Buah Busuk Menghasilkan Listrik, Bagaimana Caranya?
Rabu, 09 Februari 2011, 15:19 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Limbah buah busuk dan buah rusak yang dihasilkan dari aktivitas perdagangan buah di Pasar Induk Gamping Sleman, saat ini telah berhasil menyumbang energi listrik sebanyak 800 watt/hari.
Energi yang digunakan untuk penerangan di sekitar pasar tersebut dihasilkan dari biogas limbah buah busuk tersebut. Pengolahan limbah di Pasar tersebut dilakukan oleh Waste Refinery Center (WRC) Universitas Gadjah Mada (UGM) atas biaya dari Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA/NUTEK) sebesar Rp 1,6 Miliar.
Koordinator WCR UGM, Siti Syamsiah, mengatakan potensi buah rusak atau buah busuk yang bisa diolah menjadi biogas di pasar induk Sleman tersebut mencapai 4 ton/hari. Jumlah tersebut mampu menghasilkan energi sebanyak 548 kilowatt/hari.
Teknologi yang dikembangkan untuk pengolahan sampah buah menjadi biogas di Pasar Gamping tersebut mengadopsi tehnologi yang digunakan di Kota Boras, Swedia.
Bagaimana caranya dari buah busuk menjadi listrik? Ada beberapa tahapan. Pertama, buah busuk yang dikumpulkan pedagang daari hasil penyortiran buah dimasukan ke mesin penghancur buah (crusher). Kedua, buah yang sudah hancur tersebut diperas cairannya dengan mesin pemeras (dewatering).
Ketiga, cairan buah dimasukkan dalam reaktor biodigester untuk difermentasi menjadi biogas dan keempat, padatan sisa buah akan dikomposkan untuk digunakan sebagai pupuk sedangkan kelima, biogas yang terbentuk dibersihkan dari H2S dan kemudian disalurkan menjadi bahan bakar generator listrik.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Limbah buah busuk dan buah rusak yang dihasilkan dari aktivitas perdagangan buah di Pasar Induk Gamping Sleman, saat ini telah berhasil menyumbang energi listrik sebanyak 800 watt/hari.
Energi yang digunakan untuk penerangan di sekitar pasar tersebut dihasilkan dari biogas limbah buah busuk tersebut. Pengolahan limbah di Pasar tersebut dilakukan oleh Waste Refinery Center (WRC) Universitas Gadjah Mada (UGM) atas biaya dari Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA/NUTEK) sebesar Rp 1,6 Miliar.
Koordinator WCR UGM, Siti Syamsiah, mengatakan potensi buah rusak atau buah busuk yang bisa diolah menjadi biogas di pasar induk Sleman tersebut mencapai 4 ton/hari. Jumlah tersebut mampu menghasilkan energi sebanyak 548 kilowatt/hari.
Teknologi yang dikembangkan untuk pengolahan sampah buah menjadi biogas di Pasar Gamping tersebut mengadopsi tehnologi yang digunakan di Kota Boras, Swedia.
Bagaimana caranya dari buah busuk menjadi listrik? Ada beberapa tahapan. Pertama, buah busuk yang dikumpulkan pedagang daari hasil penyortiran buah dimasukan ke mesin penghancur buah (crusher). Kedua, buah yang sudah hancur tersebut diperas cairannya dengan mesin pemeras (dewatering).
Ketiga, cairan buah dimasukkan dalam reaktor biodigester untuk difermentasi menjadi biogas dan keempat, padatan sisa buah akan dikomposkan untuk digunakan sebagai pupuk sedangkan kelima, biogas yang terbentuk dibersihkan dari H2S dan kemudian disalurkan menjadi bahan bakar generator listrik.
Cegah IQ Jongkok Hindarkan Si Kecil dari Junk Food
Selasa, 08 Februari 2011, 13:44 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bayi yang diberi banyak makanan olahan mungkin akan memiliki IQ yang lebih rendah dalam hidup mereka kemudian, demikian satu studi Inggris yang digambarkan sebagai penelitian terbesar dalam jenisnya.
Kesimpulan tersebut, disiarkan Senin (7/2), berasal dari observasi jangka panjang terhadap 14.000 orang yang dilahirkan di Inggris barat pada 1991 dan 1992. Kesehatan dan kebugaran mereka dipantau pada usia tiga, empat, tujuh dan delapan-setengah tahun.
Orang tua dari anak-anak tersebut diminta mengisi daftar pertanyaan antara lain, merinci jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi anak mereka. Dari daftar tersebut muncul tiga pola makanan, pertama memiliki kandungan tinggi gula dan lemak olahan, tipe makanan "tradisional" yang banyak mengandung daging dan sayuran, terakhir adalah makanan "sadar-kesehatan" dengan banyak selada, buah dan sayuran, pasta dan beras.
Ketika anak-anak itu berusia delapan-setengah tahun, IQ mereka diukur dengan menggunakan alat standard yang disebut Wechsler Intelligence Scale. Dari sebanyak 4.000 anak dengan data yang lengkap, ada perbedaan mencolok pada IQ di kalangan mereka yang telah mengkonsumsi makanan "olahan" dibandingkan dengan anak yang mengkonsumsi makanan "sadar-kesehatan" saat mereka lebih kecil.
Sejumlah 20 persen anak yang terbiasa menyantap makanan olahan memiliki IQ rata-rata 101 poin, sementara 20 persen anak yang sehari-hari banyak mengonsumsi makanan "sadar-kesehatan" memiliki IQ 106 poin.
"Perbedaannya memang kecil, sih, itu bukan perbedaan yang besar," kata seorang penulis studi tersebut, Pauline Emmett dari School of Social and Community Medicine di University of Bristol, sebagaimana dilaporkan kantor berita Prancis, AFP.
"Tapi itu jelas membuat mereka kurang mampu menghadapi pendidikan, kurang mampu untuk menghadapi sebagian kondisi dalam kehidupan," kata Pauline Emmet.
Hubungan antara IQ dan gizi menjadi masih yang diperdebatkan dengan sengit sebab itu dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk latar-belakang ekonomi dan sosial.
Satu keluarga kelas menengah misal, barangkali lebih mampu secara keuangan untuk meletakkan makanan yang lebih sehat di meja makan, atau memiliki dorongan lebih kuat untuk merangsang nafsu makan anak mereka, dibandingkan dengan keluarga dari rumah tangga miskin.
Mengapa "junk food" memiliki berdampak pada kecerdasan? Emmet menyatakan makanan yang diolah secara berlebih dapat kekurangan unsur dan vitamin penting bagi perkembangan otak besar pada tahap penting masa awal kanak-kanak.
"Makanan 'junk food' tidak bagus buat perkembangan otak," katanya.
Studi itu disiarkan di Journal of Epidemiology and Community Health, yang disiarkan oleh British Medical Association (BMA).
"Junk food" juga berbahaya bagi orang dewasa, sebab makanan semacam itu memiliki resiko yang merugikan kesehatan diakibatkan kandungan tertentu di dalamnya, seperti kandungan lemak yang tinggi, bahan pengawet.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bayi yang diberi banyak makanan olahan mungkin akan memiliki IQ yang lebih rendah dalam hidup mereka kemudian, demikian satu studi Inggris yang digambarkan sebagai penelitian terbesar dalam jenisnya.
Kesimpulan tersebut, disiarkan Senin (7/2), berasal dari observasi jangka panjang terhadap 14.000 orang yang dilahirkan di Inggris barat pada 1991 dan 1992. Kesehatan dan kebugaran mereka dipantau pada usia tiga, empat, tujuh dan delapan-setengah tahun.
Orang tua dari anak-anak tersebut diminta mengisi daftar pertanyaan antara lain, merinci jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi anak mereka. Dari daftar tersebut muncul tiga pola makanan, pertama memiliki kandungan tinggi gula dan lemak olahan, tipe makanan "tradisional" yang banyak mengandung daging dan sayuran, terakhir adalah makanan "sadar-kesehatan" dengan banyak selada, buah dan sayuran, pasta dan beras.
Ketika anak-anak itu berusia delapan-setengah tahun, IQ mereka diukur dengan menggunakan alat standard yang disebut Wechsler Intelligence Scale. Dari sebanyak 4.000 anak dengan data yang lengkap, ada perbedaan mencolok pada IQ di kalangan mereka yang telah mengkonsumsi makanan "olahan" dibandingkan dengan anak yang mengkonsumsi makanan "sadar-kesehatan" saat mereka lebih kecil.
Sejumlah 20 persen anak yang terbiasa menyantap makanan olahan memiliki IQ rata-rata 101 poin, sementara 20 persen anak yang sehari-hari banyak mengonsumsi makanan "sadar-kesehatan" memiliki IQ 106 poin.
"Perbedaannya memang kecil, sih, itu bukan perbedaan yang besar," kata seorang penulis studi tersebut, Pauline Emmett dari School of Social and Community Medicine di University of Bristol, sebagaimana dilaporkan kantor berita Prancis, AFP.
"Tapi itu jelas membuat mereka kurang mampu menghadapi pendidikan, kurang mampu untuk menghadapi sebagian kondisi dalam kehidupan," kata Pauline Emmet.
Hubungan antara IQ dan gizi menjadi masih yang diperdebatkan dengan sengit sebab itu dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk latar-belakang ekonomi dan sosial.
Satu keluarga kelas menengah misal, barangkali lebih mampu secara keuangan untuk meletakkan makanan yang lebih sehat di meja makan, atau memiliki dorongan lebih kuat untuk merangsang nafsu makan anak mereka, dibandingkan dengan keluarga dari rumah tangga miskin.
Mengapa "junk food" memiliki berdampak pada kecerdasan? Emmet menyatakan makanan yang diolah secara berlebih dapat kekurangan unsur dan vitamin penting bagi perkembangan otak besar pada tahap penting masa awal kanak-kanak.
"Makanan 'junk food' tidak bagus buat perkembangan otak," katanya.
Studi itu disiarkan di Journal of Epidemiology and Community Health, yang disiarkan oleh British Medical Association (BMA).
"Junk food" juga berbahaya bagi orang dewasa, sebab makanan semacam itu memiliki resiko yang merugikan kesehatan diakibatkan kandungan tertentu di dalamnya, seperti kandungan lemak yang tinggi, bahan pengawet.
Monday, January 31, 2011
5 Kesalahan Tak Sengaja Pemicu Jerawat
Lifestyle + / Selasa, 1 Februari 2011 05:47 WIB
Jerawat itu ibarat api. Salah perlakuan bisa menyebabkan 'wajah terbakar' seluruhnya. Mari kita simak apa saja yang bisa menimbulkan jerawat?
Para ahli menyebutkan jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak, yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab munculnya jerawat ini ada bermacam-macam: stres, keturunan, hormon, bakteri, iritasi, pil KB, dan beberapa di antaranya adalah makanan, walau kebenarannya belum dibuktikan secara mutlak.
Cokelat, goreng-gorengan, susu, dan seafood, adalah makanan yang seringkali dihindari akibat mitos penyebab jerawat ini. Namun saking asyiknya menghindari aneka makanan tersebut, ada beberapa hal utama yang memicu timbulnya jerawat dilupakan oleh kita. Apakah itu?
Keringat
Aktif berkegiatan tentunya memicu produksi minyak yang berlebih. Berada di tempat yang panas juga menyebabkan kita berkeringat, akibat peningkatan temperatur tubuh. Dan kita cenderung mengabaikan hal ini, dengan cueknya membiarkan keringat jatuh bertetesan dan berdiam di baju.
Ups, deteksi pertama ini mengindikasikan kemunculan jerawat, tak hanya di wajah saja tetapi bisa jadi di punggung atau bagian tubuh yang lain. Keringat membawa serta residu kotoran dari dalam tubuh, dan berbagai bakteri serta debu. Inilah yang kemudian menjadi penyebab munculnya jerawat di bagian tubuh atau wajah Anda.
Tips: selalu keringkan keringat Anda dengan tissue atau handuk. Jangan biarkan mengendap terlalu lama di kulit, karena keringat membawa bakteri dan kotoran yang akan menyumbat kulit.
Puff bedak
Nyaman, empuk dan halus bukan jaminan bagi puff bedak untuk dapat digunakan terus menerus. Anda wajib mengganti puff bedak 3 - 4 bulan sekali untuk menghindari tumbuhnya jamur dan bakteri yang tertinggal di dalam puff dan berpindah ke wajah kita. Coba lihat saja, bedak yang menempel di puff lama kelamaan semakin tebal dan lembab. Tempat ini sangat baik untuk perkembangan bakteri tak terduga.
Cleansing milk
Bukan bahan cleansing milknya yang berbahaya bagi kulit Anda, tetapi kebiasaanlah yang berpengaruh terhadap muncul tidaknya jerawat. Pada umumnya rasa lelah membuat kita malas untuk membersihkan wajah, alhasil kita berpikir hanya dengan cleansing milk sudah cukup membersihkan wajah dari kotoran yang menempel. Sebaiknya Anda lebih cermat akan hal ini, jangan menyepelekan kebiasaan kecil yang memicu tumbuhnya jerawat di wajah Anda.
Tips: ikuti semua langkah membersihkan wajah dengan benar, mulai dengan cleansing milk, toner, kemudian cuci wajah Anda dengan menggunakan sabun (akan lebih baik jika sabun Anda mengandung desinfektan).[break]
Poni
Gaya rambut berponi memang terlihat cute, dan manis, tetapi poni ini membuat Anda harus lebih waspada, karena keringat dan kotoran yang menempel pada poni dapat dengan bebas tersapu di kulit wajah. Poni menutup kulit dan membuatnya sangat lembab, sehingga jerawat dengan bebas bisa berkembang di balik poni.
Tips: saat bepergian Anda bisa mengurai poni Anda, tetapi rapikan dengan jepit jika Anda sedang bersantai di rumah agar kulit Anda bisa bernafas lega dan poni tidak membuat kulit wajah Anda lembab.
Gatal di wajah
Rasa gatal di wajah entah akibat debu, kotoran, nyamuk atau hal lain sering membuat kita gemas. Alhasil tangan kita yang tidak steril kerap berteguran langsung dengan wajah. Bisa dibayangkan jika sebelumnya kita asyik dengan suatu kegiatan (dengan benda-benda yang bisa saja mengandung bakteri atau kotoran), kemudian kita memegang-megang pipi atau bagian wajah lainnya. Tentunya bakteri atau kotoran yang ada di tangan Anda berpindah ke kulit wajah bukan?
Kualitas Air
Mau tak mau ternyata kualitas air ini berpengaruh dengan keindahan dan kesehatan kulit Anda. Air yang mengandung kadar klorin yang tinggi memicu pertumbuhan jerawat dengan sangat pesat. Bahkan dalam beberapa kasus, klorin dituding sebagai penyebab jerawat serius yang disebut oleh para ahli sebagai Chloracne.
TIPS UMUM:
1. Bersihkan wajah dengan sabun yang mengandung desinfektan agar kuman-kuman/ bakteri tidak berkembang di kulit
2. Selalu cuci tangan dengan sabun setiap berkegiatan, terutama kegiatan outdoor
3. Bilas wajah dengan air dingin agar pori-pori tidak terbuka lebar dan mempersilahkan debu dan kotoran untuk bebas masuk ke dalam
4. Selalu bersihkan make up dengan cleansing, toner dan sabun. Lebih baik tiga langkah yang agak ribet ketimbang satu atau dua langkah saja yang malah memicu jerawat.(kpl/ICH)
http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/02/01/41257/5-Kesalahan-Tak-Sengaja-Pemicu-Jerawat/
Jerawat itu ibarat api. Salah perlakuan bisa menyebabkan 'wajah terbakar' seluruhnya. Mari kita simak apa saja yang bisa menimbulkan jerawat?
Para ahli menyebutkan jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak, yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab munculnya jerawat ini ada bermacam-macam: stres, keturunan, hormon, bakteri, iritasi, pil KB, dan beberapa di antaranya adalah makanan, walau kebenarannya belum dibuktikan secara mutlak.
Cokelat, goreng-gorengan, susu, dan seafood, adalah makanan yang seringkali dihindari akibat mitos penyebab jerawat ini. Namun saking asyiknya menghindari aneka makanan tersebut, ada beberapa hal utama yang memicu timbulnya jerawat dilupakan oleh kita. Apakah itu?
Keringat
Aktif berkegiatan tentunya memicu produksi minyak yang berlebih. Berada di tempat yang panas juga menyebabkan kita berkeringat, akibat peningkatan temperatur tubuh. Dan kita cenderung mengabaikan hal ini, dengan cueknya membiarkan keringat jatuh bertetesan dan berdiam di baju.
Ups, deteksi pertama ini mengindikasikan kemunculan jerawat, tak hanya di wajah saja tetapi bisa jadi di punggung atau bagian tubuh yang lain. Keringat membawa serta residu kotoran dari dalam tubuh, dan berbagai bakteri serta debu. Inilah yang kemudian menjadi penyebab munculnya jerawat di bagian tubuh atau wajah Anda.
Tips: selalu keringkan keringat Anda dengan tissue atau handuk. Jangan biarkan mengendap terlalu lama di kulit, karena keringat membawa bakteri dan kotoran yang akan menyumbat kulit.
Puff bedak
Nyaman, empuk dan halus bukan jaminan bagi puff bedak untuk dapat digunakan terus menerus. Anda wajib mengganti puff bedak 3 - 4 bulan sekali untuk menghindari tumbuhnya jamur dan bakteri yang tertinggal di dalam puff dan berpindah ke wajah kita. Coba lihat saja, bedak yang menempel di puff lama kelamaan semakin tebal dan lembab. Tempat ini sangat baik untuk perkembangan bakteri tak terduga.
Cleansing milk
Bukan bahan cleansing milknya yang berbahaya bagi kulit Anda, tetapi kebiasaanlah yang berpengaruh terhadap muncul tidaknya jerawat. Pada umumnya rasa lelah membuat kita malas untuk membersihkan wajah, alhasil kita berpikir hanya dengan cleansing milk sudah cukup membersihkan wajah dari kotoran yang menempel. Sebaiknya Anda lebih cermat akan hal ini, jangan menyepelekan kebiasaan kecil yang memicu tumbuhnya jerawat di wajah Anda.
Tips: ikuti semua langkah membersihkan wajah dengan benar, mulai dengan cleansing milk, toner, kemudian cuci wajah Anda dengan menggunakan sabun (akan lebih baik jika sabun Anda mengandung desinfektan).[break]
Poni
Gaya rambut berponi memang terlihat cute, dan manis, tetapi poni ini membuat Anda harus lebih waspada, karena keringat dan kotoran yang menempel pada poni dapat dengan bebas tersapu di kulit wajah. Poni menutup kulit dan membuatnya sangat lembab, sehingga jerawat dengan bebas bisa berkembang di balik poni.
Tips: saat bepergian Anda bisa mengurai poni Anda, tetapi rapikan dengan jepit jika Anda sedang bersantai di rumah agar kulit Anda bisa bernafas lega dan poni tidak membuat kulit wajah Anda lembab.
Gatal di wajah
Rasa gatal di wajah entah akibat debu, kotoran, nyamuk atau hal lain sering membuat kita gemas. Alhasil tangan kita yang tidak steril kerap berteguran langsung dengan wajah. Bisa dibayangkan jika sebelumnya kita asyik dengan suatu kegiatan (dengan benda-benda yang bisa saja mengandung bakteri atau kotoran), kemudian kita memegang-megang pipi atau bagian wajah lainnya. Tentunya bakteri atau kotoran yang ada di tangan Anda berpindah ke kulit wajah bukan?
Kualitas Air
Mau tak mau ternyata kualitas air ini berpengaruh dengan keindahan dan kesehatan kulit Anda. Air yang mengandung kadar klorin yang tinggi memicu pertumbuhan jerawat dengan sangat pesat. Bahkan dalam beberapa kasus, klorin dituding sebagai penyebab jerawat serius yang disebut oleh para ahli sebagai Chloracne.
TIPS UMUM:
1. Bersihkan wajah dengan sabun yang mengandung desinfektan agar kuman-kuman/ bakteri tidak berkembang di kulit
2. Selalu cuci tangan dengan sabun setiap berkegiatan, terutama kegiatan outdoor
3. Bilas wajah dengan air dingin agar pori-pori tidak terbuka lebar dan mempersilahkan debu dan kotoran untuk bebas masuk ke dalam
4. Selalu bersihkan make up dengan cleansing, toner dan sabun. Lebih baik tiga langkah yang agak ribet ketimbang satu atau dua langkah saja yang malah memicu jerawat.(kpl/ICH)
http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/02/01/41257/5-Kesalahan-Tak-Sengaja-Pemicu-Jerawat/
Menjadi Kakek di Usia 29 Tahun
Lima generasi keturunan akan bertatap muka dalam satu keluarga.
VIVAnews - Dewasa ini, banyak pria 29 tahun yang masih belum siap menjadi ayah. Namun, seorang pria asal Inggris harus menehttp://media.vivanews.com/thumbs2/2010/04/21/88570_bayi_pakai_popok_300_225.jpgrima kenyataan akan memiliki cucu di usia itu. Ia menjadi ayah saat usia 14 tahun, pada 1996.
Awalnya, ia marah saat mendengar putrinya yang baru berusia 14 tahun hamil 11 minggu. Putrinya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama diprediksi akan melahirkan pada pertengahan tahun ini.
"Kejadian ini seperti mengulangi sejarah. Saya sangat senang akan menjadi kakek termuda di Inggris. Tapi saat yang sama saya marah karena tahu anak saya hamil," kata pria yang menolak memublikasikan namanya itu, seperti dikutip laman Mirror.
Menurutnya, sulit menjadi orangtua di usia remaja. Ia juga merasa terlalu muda untuk menjadi seorang kakek. "Saya tidak merasa seperti kakek. Rambut saya belum beruban dan pendengaran saya masih sempurna," kata pria yang siap menyambut bakal cucunya dalam keluarga.
Ia menambahkan, ibunya yang berusia 47 tahun turut sukacita saat mendengar akan menjadi seorang nenek buyut. "Ibu saya berusia 18 tahun ketika dia melahirkan saya," katanya. "Ibu memang terkejut saat saya menyampaikan berita ini, tetapi ia lalu merasa bahagia."
Sementara itu, sang nenek juga masih hidup, dan otomatis akan menjadi nenek moyang. "Tidak banyak keluarga yang memiliki lima generasi yang bisa hidup di waktu yang sama," katanya.
Sedangkan kakek termuda di dunia adalah Nikola Kostic yang berusia 26 tahun saat anaknya Stanko, 13, menjadi ayah di Jerman. Sementara ayah termuda di Inggris adalah Sean Stewart dari Sharnbrook, Beds, yang berusia 12 tahun saat memiliki anak pada 1998.
VIVAnews - Dewasa ini, banyak pria 29 tahun yang masih belum siap menjadi ayah. Namun, seorang pria asal Inggris harus menehttp://media.vivanews.com/thumbs2/2010/04/21/88570_bayi_pakai_popok_300_225.jpgrima kenyataan akan memiliki cucu di usia itu. Ia menjadi ayah saat usia 14 tahun, pada 1996.
Awalnya, ia marah saat mendengar putrinya yang baru berusia 14 tahun hamil 11 minggu. Putrinya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama diprediksi akan melahirkan pada pertengahan tahun ini.
"Kejadian ini seperti mengulangi sejarah. Saya sangat senang akan menjadi kakek termuda di Inggris. Tapi saat yang sama saya marah karena tahu anak saya hamil," kata pria yang menolak memublikasikan namanya itu, seperti dikutip laman Mirror.
Menurutnya, sulit menjadi orangtua di usia remaja. Ia juga merasa terlalu muda untuk menjadi seorang kakek. "Saya tidak merasa seperti kakek. Rambut saya belum beruban dan pendengaran saya masih sempurna," kata pria yang siap menyambut bakal cucunya dalam keluarga.
Ia menambahkan, ibunya yang berusia 47 tahun turut sukacita saat mendengar akan menjadi seorang nenek buyut. "Ibu saya berusia 18 tahun ketika dia melahirkan saya," katanya. "Ibu memang terkejut saat saya menyampaikan berita ini, tetapi ia lalu merasa bahagia."
Sementara itu, sang nenek juga masih hidup, dan otomatis akan menjadi nenek moyang. "Tidak banyak keluarga yang memiliki lima generasi yang bisa hidup di waktu yang sama," katanya.
Sedangkan kakek termuda di dunia adalah Nikola Kostic yang berusia 26 tahun saat anaknya Stanko, 13, menjadi ayah di Jerman. Sementara ayah termuda di Inggris adalah Sean Stewart dari Sharnbrook, Beds, yang berusia 12 tahun saat memiliki anak pada 1998.
Alasan Orang Sering Terlambat
Tahukah Anda, kebiasaan terlambat punya makna yang mungkin melebihi apa yang Anda pikir.
VIVAnews - Apakah Anda termasuk orang yang sering terlambat, misalnya untuk makan malam bersama keluarga, wawancara kerja, atau bahkan datang ke kantor?
Tahukah Anda bahwa keterlambatan semacam ini pun mengandung makna yang mungkin melebihi apa yang Anda pikirkan!
Berbagai makna menarik di balik kebiasaan keterlambatan dicatat secara baik oleh Margaret Paul, PhD, seorang konselor sekaligus penulis delapan buku terlaris, di antaranya 'Give Up Me To Be Loved By You', dikutip dari She Knows.
1. Konsep mengenai waktu
Anak benar-benar belum bisa memperkirakan berapa lama sesuatu aktivitas harus dilakukan atau berapa lama untuk mencapai tempat tertentu. Fungsi semacam ini baru mereka miliki setelah menginjak usia dewasa.
Orang yang selalu terlambat tampaknya menerapkan fungsi cara berpikir anak kecil, bukannya sebagai orang dewasa. Sikap kekanak-kanakan inilah yang memicu reaksi ketika merasa dikendalikan.
Selama perang antara sisi kekanak-kanakan dan sisi kedewasaan tidak disadari, orang tersebut akan terus terlambat dan tidak peduli betapa orang lain marah kepadanya.
Tapi, begitu menyadari sistem di dalam dirinya, mereka baru bisa memilih kapan sisi kekanakan ini harus ditampilkan dan kapan sisi tanggung jawab kedewasaannya harus ditonjolkan.
2. Ekspresi kemarahan akibat kontrol
Seseorang yang terlambat pergi ke dokter, bukan berarti dia marah dengan dokter. Tapi, bisa jadi hal itu sebagai bentuk protes terhadap orang tuanya yang terlalu mengontrolnya.
Atau misalnya dia selalu terlambat datang ke kantor. Hal ini bisa jadi merupakan ekspresi ketidakpuasannya kepada atasan atau teman kerja.
3. Tidak peduli orang lain
Mereka merasa memiliki hak untuk mengatur waktu bagi dirinya dan merasa lebih penting daripada waktu untuk orang lain. Mereka tampaknya mendapatkan semacam kesenangan bila membuat orang menunggu. Dengan kata lain, dia tidak ingin dikendalikan orang lain.
4. Cara agar tegang dan gelisah
Mengapa seseorang ingin menjadi tegang dan gelisah? Karena kecemasan ini mungkin akan menyembunyikan kecemasan yang lebih parah. Sebagian orang yang memilih untuk berlaku seenaknya dan enggan bersikap tepat waktu daripada harus menghadapi perasaan mereka yang lebih menyakitkan.
Setidaknya, dengan terlambat, mereka mampu mengendalikan kecemasan mereka sendiri daripada merasa tak berdaya menghadapi perasaan kesepian.
VIVAnews - Apakah Anda termasuk orang yang sering terlambat, misalnya untuk makan malam bersama keluarga, wawancara kerja, atau bahkan datang ke kantor?
Tahukah Anda bahwa keterlambatan semacam ini pun mengandung makna yang mungkin melebihi apa yang Anda pikirkan!
Berbagai makna menarik di balik kebiasaan keterlambatan dicatat secara baik oleh Margaret Paul, PhD, seorang konselor sekaligus penulis delapan buku terlaris, di antaranya 'Give Up Me To Be Loved By You', dikutip dari She Knows.
1. Konsep mengenai waktu
Anak benar-benar belum bisa memperkirakan berapa lama sesuatu aktivitas harus dilakukan atau berapa lama untuk mencapai tempat tertentu. Fungsi semacam ini baru mereka miliki setelah menginjak usia dewasa.
Orang yang selalu terlambat tampaknya menerapkan fungsi cara berpikir anak kecil, bukannya sebagai orang dewasa. Sikap kekanak-kanakan inilah yang memicu reaksi ketika merasa dikendalikan.
Selama perang antara sisi kekanak-kanakan dan sisi kedewasaan tidak disadari, orang tersebut akan terus terlambat dan tidak peduli betapa orang lain marah kepadanya.
Tapi, begitu menyadari sistem di dalam dirinya, mereka baru bisa memilih kapan sisi kekanakan ini harus ditampilkan dan kapan sisi tanggung jawab kedewasaannya harus ditonjolkan.
2. Ekspresi kemarahan akibat kontrol
Seseorang yang terlambat pergi ke dokter, bukan berarti dia marah dengan dokter. Tapi, bisa jadi hal itu sebagai bentuk protes terhadap orang tuanya yang terlalu mengontrolnya.
Atau misalnya dia selalu terlambat datang ke kantor. Hal ini bisa jadi merupakan ekspresi ketidakpuasannya kepada atasan atau teman kerja.
3. Tidak peduli orang lain
Mereka merasa memiliki hak untuk mengatur waktu bagi dirinya dan merasa lebih penting daripada waktu untuk orang lain. Mereka tampaknya mendapatkan semacam kesenangan bila membuat orang menunggu. Dengan kata lain, dia tidak ingin dikendalikan orang lain.
4. Cara agar tegang dan gelisah
Mengapa seseorang ingin menjadi tegang dan gelisah? Karena kecemasan ini mungkin akan menyembunyikan kecemasan yang lebih parah. Sebagian orang yang memilih untuk berlaku seenaknya dan enggan bersikap tepat waktu daripada harus menghadapi perasaan mereka yang lebih menyakitkan.
Setidaknya, dengan terlambat, mereka mampu mengendalikan kecemasan mereka sendiri daripada merasa tak berdaya menghadapi perasaan kesepian.
Monday, January 24, 2011
nice quote today
“The difference between where you are today & where you’ll be five years from now will be found in the quality of books you’ve read” JimRohn
Subscribe to:
Posts (Atom)


